Makna di Balik Logo
Filosofi Logo HUT ke-24 SMP Negeri 4 Mendoyo: Logo ini menampilkan burung Jalak Bali yang membentuk angka 2, dengan angka 4 sebagai tempat bertenggernya. Bentuk ini tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menggambarkan perjalanan, identitas, dan arah pengembangan sekolah. Wujud Jalak Bali yang menyerupai angka 2 menggambarkan karakter luhur dan kearifan budaya Bali yang menjadi dasar pembentukan sikap warga sekolah. Burung ini melambangkan keanggunan, kecermatan, dan ketenangan dalam menghadapi perubahan. Sebagai satwa yang dilindungi, Jalak Bali juga menjadi simbol pelestarian dan harapan, mencerminkan tekad untuk menjaga nilai-nilai baik sambil terus tumbuh dan berkembang. Angka 4 menjadi simbol pondasi pendidikan yang kuat, membentuk karakter, pengetahuan, kreativitas, dan kepedulian sosial siswa. Angka 4 yang kokoh menunjukkan stabilitas dan arah yang jelas, menegaskan bahwa sekolah adalah ruang pembinaan yang aman untuk tumbuh dan belajar. Posisi burung yang sedang bertengger menunjukkan hubungan harmonis antara sekolah sebagai pondasi dan siswa sebagai generasi penerus. Gradasi warna emas melambangkan keluhuran, martabat, dan pencapaian bernilai tinggi dalam proses pendidikan. Biru menyala menggambarkan kejernihan berpikir, kecerdasan, dan semangat untuk terus berkembang menghadapi masa depan. Sentuhan warna ungu pada ujung ekor memberikan kesan mendalam, anggun, dan spiritual — melambangkan kedewasaan emosional, kebijaksanaan, serta kemampuan menghargai perbedaan. Perpaduan ketiga warna ini menggambarkan perjalanan siswa yang dimulai dari karakter dan nilai luhur (emas), berkembang menjadi pribadi cerdas dan berwawasan luas (biru), lalu berproses hingga menjadi individu yang dewasa secara emosional dan sosial (ungu). Gradasi warna ini mempertegas gagasan tumbuh, berubah, dan bertransformasi menjadi versi diri yang lebih baik dari waktu ke waktu. Secara keseluruhan, logo ini menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju masa depan harus selalu bertumpu pada jati diri, karakter, dan nilai kebudayaan yang luhur. HUT ke-24 dipandang sebagai momentum untuk memperkuat identitas sekolah, meningkatkan kualitas pendidikan, serta menumbuhkan prestasi yang membanggakan.