Kegiatan edukatif yang luar biasa—Museum Keliling dari UPTD Museum Bali Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, yang turut didampingi oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Jembrana. Kegiatan ini menjadi momen spesial bagi siswa Spenfourmen untuk mengenal lebih dekat warisan budaya leluhur tanpa harus melangkah jauh dari ruang kelas.Kegiatan ini menghadirkan Bapak Galuh Pebri Putra, S.Pd., M.A., seorang akademisi dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana, sebagai narasumber utama. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan penuh semangat, beliau membawakan materi tentang benda-benda peninggalan prasejarah, mulai dari alat-alat batu, perhiasan kuno, hingga gambaran kehidupan manusia zaman dahulu yang tercermin dalam koleksi Museum Provinsi Bali. Tak hanya sekadar penjelasan, siswa juga diajak menelusuri isi museum secara imajinatif—melalui gambar, cerita, dan kisah inspiratif di balik setiap artefak. Pengetahuan yang sebelumnya hanya ada di buku pelajaran kini hadir nyata di hadapan mereka, membangkitkan rasa penasaran dan kebanggaan sebagai generasi penerus budaya Bali.
Pemutaran Film "SUTRI"
Salah satu momen paling berkesan dalam kegiatan ini adalah penayangan film pendek berjudul "SUTRI". Film ini mengangkat kisah penuh makna yang menggugah hati tentang pentingnya menghargai sejarah dan mencintai tanah kelahiran. Melalui visual dan narasi yang kuat, film tersebut mampu menyentuh nurani siswa, sekaligus menginspirasi mereka untuk tidak melupakan jati diri sebagai anak bangsa yang lahir dari tanah yang kaya akan budaya.
Seru dan Menyenangkan
Kegiatan Museum Keliling ini membuktikan bahwa belajar sejarah tidak harus membosankan. Justru, ketika disampaikan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan, sejarah bisa menjadi sumber inspirasi dan kebanggaan. Kini, benih rasa ingin tahu telah tumbuh di benak siswa Spenfourmen—tentang siapa mereka, dari mana mereka berasal, dan bagaimana mereka dapat menjaga warisan budaya untuk masa depan.